Halo sahabat selamat datang di website ramalanterkini.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Komplotan Pencuri Obat-obatan di RSUD Digulung Polisi, Beraksi Pakai Tong Sampah oleh - ramalanterkini.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

MEDAN, SURYAKEPRI.COM â€" Komplotan pencuri obat-obatan dari gudang RSUD Dr Tengku Mansyur diungkap Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Dalam rilis kasus yang dilakukan Jumat (17/7), disebutkan tiga tersangka diamankan polisi dalam kasus tersebut dan masih memburu beberapa terduga pelaku lainnya.

Ketiga tersangka yang berhasil ditangkap pada Rabu (15/7) lalu, yaitu Pandu Perkasa Barimbing (25) dan Gomgom Bob Wibowo Siregar (35, warga Jalan Anwar Idris, Kecamatan Datuk Bandar, dan Ricky Oskandar alias Riki (39) warga Jalan Pancasila, Tanjungbalai Selatan.

Baca:Keuangan Zodiak yang Beruntung Lusa, 7 Zodiak Makin Tokcer Bisnis Usahanya

Baca:Detik-detik Ular Piton Besar Dijinakkan Warga Dibantu Satpam Apartemen

Baca:RAMALAN ZODIAK CINTA BESOK, Minggu 19 Juli 2020, Aries Membuat Pengorbanan, Gemini Punya Kesempatan

Waka Polres Kompol H Jumanto SH MH, Jum’at (17/7) memaparkan kasus itu. Turut hadir dalam pemaparan tersebut, Kasat Reskrim AKP Rapi Pinakri SH SIK, KBO Sat Reskrim Iptu K Sitepu, Kanit I Sat Reskrim Iptu Demonstar SH dan Kanit Reskrim Polsek Datuk Bandar Ipda HA Karokaro.

Aksi pencurian itu sudah dilakukan beberapa kali, dan yang terakhir pada bulan Mei 2020.

Saat itu Pandu bersama IH, AZ, Riki, BY, IG dan Gomgom mencuri obat-obatan milik RSUD Dr Tengku Mansyur Kota Tanjung Balai sebanyak 4 kali.

Dari beberapa aksi itu, ketujuh orang itu mencuri 14 kotak cairan infus, 1 kotak vitamin C dan 2 kotak bius perangsang kehamilan.

Aksi pertama dilakukan 26 Mei malam, setelah Pandu selesai bekerja sebagai cleaning service di RSUD Dr Tengku Mansyur.

Saat itu ia bertemu dengan IH, AZ dan Riki di rumah sakit. IH kemudian mengajak Pandu untuk mencuri.

“Ayok kita cari can!” Ajak IH kepada Pandu ketika itu.

Baca:Dukun di Tanjungpinang Ini Raba-raba Tubuh Janda dan Cabuli Anaknya, Lalu Ditangkap Polisi

Ketika rumah sakit sepi, Pandu kemudian mencari tong sampah, sementara IH dan AZ menuju kamar Kramsal di mana di samping jendela ruangan tersebut terdapat cairan infus.

“Sementara, tersangka Riki menuju ke ruangan Poli Anak untuk memantau keadaan sekitar,” jelas Kompol H Jumanto seperti disampaikan Kasubbag Humas Iptu Ahmad Dahlan.

Setelah mendapat tong sampah, Pandu langsung menuju ruangan Kramsal dan saat bersamaan, AZ pergi dan berpura pura membersihkan lantai kamar mandi orang lain tidak curiga.

Kemudian Pandu dan IH masuk ke ruang Kramsal dengan cara merusak papan jendela. Setelah masuk, IH mengambil 4 kotak cairan infus yang terletak di samping jendela dan selanjutnya memasukkannya ke tong sampah.

Selanjutnya, Pandu membawa tong sampah yang sudah berisi kotak cairan infus curian lalu pergi ke belakang rumah sakit.

Tak lama kemudian, Riki yang sebelumnya berada di depan rumah sakit menyusul dengan mobil Toyota Avanza.

Pandu, IH dan AZ kemudian memasukkan barang-barang curian tersebut ke dalam mobil dan kemudian Riki pun meninggalkan rumah sakit.

Baca:Banjir Uang Tak Terbendung, 5 Zodiak Ini Gampang Sekali Mendapat Kekayaan

“Sekira pukul 21.00 Wib, tersangka Riki datang dan menyerahkan uang masing-masing Rp100.000 kepada tersangka Pandu, IH dan AZ,” jelasnya.

Setelah menerima uang tersebut, ketiganya kemudian pulang ke rumah masing-masing.

Sebelumnya, pada bulan April 2020 malam, Gomgom didatangi IH dan Pandu lalu mengajaknya ke rumah sakit untuk meminta temannya itu menjualkan cairan infus milik mereka.

“Sesampainya dirumah sakit, Pandu dan IH memperlihatkan 80 botol infus yang diambil dari ruang Kramsal dan meminta Bowo menjualkannya. Bowo akhirnya berhasil menjualkan 40 botol infus kepada seorang berinisial TAN dan 40 botol lagi ke seorang lain. Dari hasil penjualan itu, Bowo mendapat keuntungan sebesar Rp160.000,” lanjut Ahmad Dahlan.

Perbuatan tersebut berlanjut di hari-hari, di mana Bowo kembali menjualkan 60 botol cairan infus yang dicuri Pandu dan IH kepada MP. Dari situ, Bowo mendapat keuntungan Rp120.000.

Pihak rumah sakit yang mengetahui kehilangan barang-barang tersebut kemudian membuat pengaduan ke Polres Tanjungbalai, sesuai Laporan Polisi nomor: LP/168/VI/2020/SU/ Res T Balai, tanggal 15 Juli 2020.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita 1 unit mobil Toyota Avanza warna hitam type G, BK 1714 VS, sebuah tong sampah plastik warna hijau dengan tutup warna kuning. “Tersangka dikenakan pasal 363 ayat (1) ke 3, 4 dan 5 KUHPidana,” tandasnya.(*)

Editor: purwoko l Sumber: Metro24jam.com

Itulah tadi informasi mengenai Komplotan Pencuri Obat-obatan di RSUD Digulung Polisi, Beraksi Pakai Tong Sampah oleh - ramalanterkini.xyz dan sekianlah artikel dari kami ramalanterkini.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.